Mengenal 3 Jenis Pinjaman

Mengenal 3 Jenis Pinjaman

Mengenal 3 Jenis PinjamanYang Banyak di Minati

Contact Us : 0812 5866 7779

Sebelum menentukan pinjaman yang cocok dengan usaha anda, sebaiknya terlebih dulu anda Mengenal 3 Jenis Pinjaman ini. Sesuaikan dengan usaha, agar penggunaan dana pinjaman tepat sasaran berdasarkan usaha yang anda bangun. Memilih pinjaman menjadi sangat penting karena akan berkaitan dengan biaya bunga dan lain-lain.

Pinjaman ini menggunakan jaminan SHM/SHGB Rumah, Ruko, Apartemen, Pabrik atau Hotel (khusus area Bali). Nilai pinjaman mulai 1 milyar hingga 30 milyar (tergantung dari aset yang dijaminkan,  jenis pinjamannya dan capacity payment anda).

Apakah ada biaya pinjaman?. Setiap proses pengajuan pinjaman tidak akan lepas dari biaya. Ada biaya yang bisa dipotong pada saat pencairan dan ada biaya yang harus di bayar diawal proses pengajuan. Contohnya biaya appraisal.

Appraisal dilakukan untuk menilai aset yang dijaminkan dan tidak menjamin untuk disetujui. Biaya appraisal harus dibayar  paling lambat 1 hari sebelum appraisal dilaksanakan.

Baca Juga : Pinjaman Jaminan SHM/SHGB Pabrik Atau Rumah Dengan Plafon Pinjaman Mulai 1 Milyar Hingga 30 Milyar Area Jabodetabek.

Berikut ini 3 jenis pinjaman yang layak anda pertimbangkan :

A. Pinjaman Dana Multiguna :

Namanya multiguna, jadi dana pinjaman ini bisa digunakan secara fleksibel. Misalnya untuk modal kerja, modal usaha, renovasi rumah, biaya pendidikan atau untuk kebutuhan bisnis lainnya yang bersifat urgent.

Pinjaman multiguna dananya bisa digunakan untuk keperluan apa saja. Dari skema, plafon pinjaman dan jangka waktu pinjaman memang berbeda dengan jenis Pinjaman Modal Kerja, detail bisa anda lihat di skema dibawah ini.

Skema 3 Jenis Pinjaman :

  1. Plafon pinjaman mulai 1 milyar hingga 30 milyar (disesuaikan dengan jenis pinjamnnya).
  2. LTV (Loan To Value) 60% dari appraisal.
  3. Jangka waktu pinjaman 5 tahun (disesuaikan dengan jenis pinjamannya).
  4. Proses 14 hari kerja.
  5. Suku bunga kompetitif.
  6. Biaya provisi dan administrasi kurang lebih 5% dari plafon pinjaman.
  7. Biaya Notaris dan Asuransi sesuai tarif.
  8. SHM/SHGB yang dijaminkan atas nama sendiri atau atas nama orang tua yang masih sedarah.
  9. Ada biaya appraisal yang harus di bayar 1 hari sebelum appraisal dilaksanakan.
  10. Cover area prioritas Jabodetabek.

Baca Juga : Pinjaman Dana Talangan 200 Juta Jaminan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SPPK) Dari Bank Atau Finance Dengan Proses 2 – 3 Hari Pasti Cair.

B. Pinjaman Dana Bridging :

Bridging Loan Funds atau Pinjaman Dana Bridging adalah pinjaman jangka pendek untuk mengatasi kekuarangan dana yang bersifat sementara sambil menunggu dana lain yang akan didapatkan.

Pinjaman dana bridging bisa dibiayai oleh Finance, BPR (Bank Perkreditan Rakyat), Koperasi atau Funder Perorangan. Tenor pinjaman bisa 3 bulan atau 6 bulan dengan diskonto 10% – 15% dan bunga 3% – 5% per bulan (ini skema Funder Perorangan).

Mengenal 3 Jenis Pinjaman

C. Pinjaman Modal Kerja :

Working Capital Loan atau Pinjaman Modal Kerja atau Pinjaman Rekening Koran adalah fasilitas pinjaman yang diberikan untuk kebutuhan modal kerja dalam satu siklus usaha dengan tenor 12 bulan. Jika belum lunas sesuai jangka waktu pinjaman bisa di perpanjang lagi. 

Kelebihan dari Pinjaman Modal Kerja terdapat di sistem angsurannya. Piminjam boleh membayar angsuran hanya berdasarkan dana yang dipakai. Mengenal 3 Jenis Pinjaman

Misalkan, anda dapat Pinjaman Modal Kerja dengan plafon 10 milyar. Dari plafon tersebut anda hanya menggunakan 5 milyar. Dalam kondisi ini, anda boleh bayar angsuran dari dana pinjaman yang anda pakai, yaitu dari angka 5 milyar. Skema pinjaman hampir sama dengan jenis pinjaman lainnya.

Yang sedikit berbeda, plafon Pinjaman Modal Kerja lebih besar. Jangka waktunya lebih pendek dan sistem angsuran dan suku bunganya.

Setelah Mengenal 3 Jenis Pinjaman Tersebut, Berikut Ini Persyaratannya.

  1. Foto copy KTP dan NPWP pengurus perusahaan.
  2. Akte Notaris pendirian perusahaan dan perubahannya (jika pernah ada perubahan).
  3. SIUP, TDP, SITU dan Surat Keterangan Domisili Usaha dari Kantor Kelurahan setempat.
  4. Surat Keterangan Pengesahan dari KEMENKUMHAM dan legalitas lainnya yang berkaitan dengan pendirian perusahaan.
  5. Company Profil Perusahaan.
  6. Laporan Keuangan Perusahaan 3 bulan terakhir.
  7. Rekening Koran Perusahaan 3 bulan terakhir.
  8. Foto copy SHM/SHGB yang akan dijaminkan, PBB tahun terkahir dan IMB.
  9. Site plan (foto aset tampak depan dan sebagian ruangan, foto akses masuk ke lokasi aset dan google map aset yang dijaminkan).
  10. Untuk pinjaman atas nama perorangan bisa konsultasi dengan melalui nomor contact di artikel ini.
  11. Apabila masih ada dokumen persyaratan yang kurang akan disampaikan secepatnya pada saat roses verifikasi pengajuan pinjaman ini. 

Setelah anda Mengenal 3 Jenis Pinjaman ini, tetapi masih mengalami kesulitan untuk menentukan jenis pinjaman yang sesuai dengan usaha anda, silahkan hubungi saya.  Anda bisa hubungi saya di Call/WA : 0812 5866 7779  dengan Suparmanto.

Saya bisa membantu anda untuk mendapatkan pinjaman sesuai dengan yang anda butuhkan dengan cara yang mudah. Anda bisa hubungi saya pada jam-jam kerja kapan saja. Mengenal 3 Jenis Pinjaman

 

Related posts

2 Thoughts to “Mengenal 3 Jenis Pinjaman”

  1. […] pinjaman itu banyak sekali. Anda harus bisa memilih dan Mengenal Jenis Pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan anda. Hal ini sangat penting agar penggunaan dana pinjaman bisa tepat […]

  2. […] digunakan untuk apa saja. Namun, alangkah baiknya sebelum memutuskan ambil pinjaman sebaiknya anda Mengenal Jenis Pinjaman yang akan anda ambil. Bagaimana skema dan persyaratan Pinjaman Jaminan SHM/SHGB Hotel […]

Leave a Comment